Welcome to Knock-Out Stage
Kita mulai dari tuan rumah sekaligus runner-up 4 th lalu, Jerman. Di pertandingan pertama melawan Kosta Rika mereka masih meragukan. Gak tau apa karena faktor Ballack atau yang lain. Tapi seperti biasa Jerman tetaplah Jerman, lambat panas tapi selalu bisa tampil maksimal. Yang sedikit mengejutkan adalah Ekuador, sempat terpesona juga liat gol2 mereka saat menang atas Kosta Rika. Tapi juara grup sepertinya tetap milik Jerman. Dan semoga aja Inggris gak ketemu mereka terlalu awal.
Far away but so close, it’s in my heart, my breath, and my tears.. Yup, It’s England (terdengar so cliché tp aq gak punya kata2 lain buat menggambarkan tim ini). Pertandingan pertama bikin aq sangat exciting apalagi baru 4 menit sudah ada gol walo bunuh diri. Tapi tetap saja harus angkat topi untuk Captain Becks. Memang terlalu exciting juga gak baik kayaknya, coz setelah gol itu Inggris bener2 ompong. Masih berharap banyak pada Lampard yang jadi inspirator malem itu tapi tetep aja dewi fortuna gak datang. Tambah sebel krn yang maen seperti bukan Inggris, lamban dan pake jalan kaki segala. Tapi faktor cuaca juga gak bisa di anggap enteng, liat St George boys pada kecapekan dan selalu manfaatin waktu buat minum setiap ada kesempatan bikin aq sempet khawatir juga. So beradaptasi lah lions!
Pertandingan kedua juga bikin aq sport jantung. Sempat setuju sama pers Inggris yang bilang 4 striker yang di bawa Inggris terlalu sedikit. Hampir saja rekor paling membosankan band Radja terutama Ian Kaselanya terpecahkan oleh permainan 82 menit dari 11 pemain terbalik se-Inggris Raya. Tapi malem itu berakhir of course happy ending. Seneng banget coz yang cetak gol gank-nya Anfield hehe.. (You’ll Never Walk Alone!). Dan yang bikin tambah seneng lagi adalah come backnya Rooney! Welcome to the World Cup, mas Rooney! Oh ya 1 jempol untuk Lennon, satu lagi untuk Downing, dan 2 buat Opa Sven yang memasukkan mereka. Ya.. moga2 aja ntar malem tetep bisa jaga performanya. Libas Swedia! (Gosipnya 3 pemain inti bakal gak maen, whatever Come on England!)
Dari grup C ada Argentina dan Belanda. Aq kehabisan kata2 kalo ngomongin Argentina di WC kali ini. Keren abis! Panteslah jadi salah satu kandidat juara. Mau bukti? 2-1 vs P.Gading, 6-0 vs Serbia-Montenegro, kita liat aja nanti gimana saat vs Belanda besok malem. Kalo Belanda, gak tau deh kayak something’s wrong di tim ini. Sebenarnya aq lumayan jagoin mereka apalagi liat semangat2 muda mereka. Mungkin semangat muda itu yang malah bikin mereka kurang bermain kolektif terutama di 1st match. Khusus buat Arjen Robben kayaknya mesti merenungkan kata2 Robbie Fowler after signing Man City to Liverpool : “Honestly, numbers and name on my back mean nothing to me. It’s the badge on the front that means the most to me”. Moga next match jadi lebih baik!
Meksiko dan Portugal di grup D kayaknya tetap jadi yang terdepan. Walo masih ada kemungkinan Angola untuk lolos. Portugal menurut aq bermain biasa aja, mungkin karena lawan yang dihadapi belum sekuat mereka. Tapi Deco selalu saja jadi sosok penting di tim, sama sepertihalnya di klub. Meksiko sendiri sempat terpeleset saat lawan Angola, tapi hasil seri lawan Portugal bisa jadi langkah awal the Sambrero ke babak knock out.
Grup E sepertinya masih dirajai Italia, walaupun sempat over confident saat lawan AS. Tapi semangat memperbaiki nama baik setelah tercoreng oleh kasus di Seri A tampaknya cukup bisa membawa mereka ke fase berikutnya. Na.. rada pusing kalo ditanya siapa pendampingnya. Ceska atau Ghana yang bikin kejutan, tapi yang jelas pertandingan terakhir nanti akan sangat menentukan.
Brasil udah pasti lanjut, tapi melihat permainan mereka di dua pertandingan awal sepertinya belum terlihat kedahsyatan tim ini. Seperti sudah jadi mitos bagi Brasil kalo diunggulkan mereka akan terseok-seok. Bebankah? Gak tau deh! Yang menarik adalah Australia, diperkuat my man Kewell (kok potong rambut sih!) mereka bisa jadi kuda hitam yg sangat membahayakan. Peluang mereka cukup besar. Tunggu aja aksi Tim Cahill selanjutnya. Sementara Jepang kayaknya belumtahun ini deh!
Grup G ada Korsel dan Swiss yang kayaknya bakal maju ke babak selanjutnya. Bukan mengecilkan Prancis, tapi sepertinya tuah Zidane sudah meredup seiring usia. Begitu pula Henry yang tidak punya cukup teman di depan setelah Cisse cedera(Oh ya Goodbye to Cisse yang setuju balik kampung ke Merseille musim depan, thank you untuk semua yang telah dilakukan buat Liverpool, We’ll always remember you as a part of Liverpool’s history). Buat aq sendiri Piala Dunia tetap saja seru tanpa Prancis. Lain halnya kalo Inggris gak ikut hehe..
Grup terakhir, memang milik Spanyol. Kemenangan gila-gilaan di awal bisa jadi peringatan buat tim lain kalo Spanyol datang dengan kekuatan berbeda tahun ini. Yang bikin seneng adalah duo Liverpool, Luis Garcia dan Xabi Alonso yang jadi inspirator tim. Pokoknya seneng banget deh kalo gank Anfield bisa jadi sosok penting di setiap timnya. Moga aja trus berlanjut. Oh ya catatan untuk Torres, weits top scorer sementara nih!).
Kayaknya segini aja dulu ya. Kalo ada yang gak suka maaf ya. Bukan mo memojokkan tim kesayangan kamu. It’s just my opinion. Besok2 kita bakal review anything which happened in WC ’06 lagi, oc!. Sekarang aq mo balik, mo tidur buat nonton 4 pertandingan ntar malem. Bye..!
.jpg)

0 Comments:
Post a Comment
<< Home